Selasa, 01 September 2009

Kajian Fiqh Siyam


KAJIAN FIQIH SIYAM SMA AR ROHMAH
Jika sekolah pada umumnya hari pertama Ramadhan diliburkan, lain halnya dengan SMA Ar Rohmah dihari pertama ( sabtu 22 agustus 09) mengadakan kajian Fiqih siyam. Kali ini pembicaranya ádalah Ust. Muh.Syukur beliau merupakan redaktur majalah Qiblati, walaupun acara ini mundur dari jadwal seharusnya namun tidak mengurangi antusiasme para peserta.


Kajian ini diawali dengan tilawah al qur’an bersama, kemudian pengarahan dari kepala sekolah SMA Ar Rohmah, Ust. Mahzum Syuhada.pada kajian kali ini Ust. Syukur mengawali kajiannya dengan membaca surat Al Bacará ayat 183 hingga ayat 187 lantunan tartil ust. Syukur terasa menarik perhatian seluruh peserta dengan serta merta para peserta mengiringi tilawah ust.Syukur. Dalam uraiannya ust. Syukur mengunngkapkan bahwa dalil tentang puasa tidak hanya terdapat pada surat al Baqarah ayat 183 saja namun menjadi satu rangkaian hingga ayat 187”. Lebih lanjut lagi ust. Syukur mengatakan “ tidak ada dalil qathi yang mengungkapkan bahwa niat puasa harus di ucapkan, jadi niat hádala kemauan kuat untuk melaksanakan puasa, sudah sah untuk melaksanakan puasa tanpa harus mengucapkannya, lebih lanjut beliau mengatakan bahwa jika seseorang telah menyiapkan makanan untuk sahur kemudian dia tidak bisa sahur karena terlambat bangun maka cukuplah itu sebagai niatnya dan dia sah untuk melakukan puasa pada siang harinya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mari jalin silaturahim dengan
Berikan komentar anda untuk kemajuan Blog ini.