Rabu, 21 Oktober 2009

Ukhuwah Islamiyah

Alhamdulillah udah bisa menulis lagi mohon maaf para pengunjung setia blog osama, baru kali ini bisa memposting lagi beberapa minggu yang lalu msih sibuk UTS.  Kali ini kita akan bicara masalah ukhuwah yang hingga tulisan di posting  belum ada media yang terbukti ampuh untuk mempersatukan umat Islam. Saat ini umat Islam sedang ditimpa banyak masalah dan ujian, mulai dari stigma teroris,kemiskinan, keterbelakangan pendidikan yang kemudian diperparah dengan ukhuwah Islamiyah yang semakin hari kian renggang antara umat Islam Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya perpecahan di tubuh umat Islam, namunDSCI0040
kali ini kami tidak membicarakan faktor penyebab perpecahan umat ini. 



Fokus kita kali ini adalah apa saja rukun ukhuwah yang seharusnya di tumbuhkan di tengah-tengah umat Islam. Jika kita melihat sejarah Islam ketika pertama kali Rasulullah tiba di Madinah maka pertama kali beliau mempersaudarakan kaum Muhajirin dan kaum Anshar, inilah pekerjaan dakwah yang pertama kali dilakukan Rasulullah hal ini membuktikan betapa ukhuwah Islamiyah menjadi point penting dalam Islam. Dala beberapa pembahasan ukhuwah mempunyai arti beragam   Dalam Wawasan Al Qur'an, Dr. Quraish Shihab menulis bahwa ukhuwah (ukhuwwah) yang biasa diartikan sebagai "persaudaraan", terambil dari akar kata yang pada mulanya berarti "memperhatikan". Makna asal ini memberi kesan bahwa persaudaraan mengharuskan adanya perhatian semua pihak yang merasa bersaudara. Sedang makna ukhuwah Islamiah terkadang diartikan sebagai "persaudaraan antar sesama muslim", di mana kata "Islamiah" menunjuk kepada pelaku; dan terkadang juga diartikan sebagai "persaudaraan yang bersifat Islami atau yang diajarkan oleh Islam", di mana di sini kata "Islamiah" difahami sebagai kata sifat.Dalam kajian ini, kedua makna tersebut saya gunakan sehingga ukhuwah islamiah diartikan sebagai "persaudaraan antar sesama muslim yang diajarkan oleh Islam dan bersifat Islami". Dengan definisi yang 'lengkap' ini, pertanyaan what, who dan how tentang ukhuwah Islamiah ini secara general telah terjawab.

Dalam kaitannya dengan hali ini, Allah berfirman:

clip_image001

Artinya: "Sesungguhnya orang-orang mu'min adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat." (Al Hujurat:10)

Juga di dalam sebuah hadits dari Ibnu Umar ra yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim, Rasulullah saw bersabda:

clip_image002

Artinya: "Orang muslim itu saudara bagi orang muslim lainnya. Dia tidak menzaliminya dan tidak pula membiarkannya dizalimi."

Dari dalil naqli di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa sesama muslim dan juga sesama mu'min adalah bersaudara, di mana tentunya kesadaran terhadap hal ini akan memberikan konsekuensi berikutnya. selain itu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menjalin ukhuwah Islamiyah agar senantiasa langgeng diantar umat. Sendi-sendi ukhuwah itu dapat dijelaskan berikut:

Pertama : Untuk menjalin ukhuwah maka seorang muslim melaksanakan ta’aruf (saling kenal),

Ta'aruf dapat diartikan sebagai saling mengenal. Dalam rangka mewujudkan ukhuwah Islamiyah, kita perlu mengenal orang lain, baik fisiknya, pemikiran, emosi dan kejiwaannya. Dengan mengenali karakter-karakter tersebut, seorang muslim yang telah mengenal saudaranya bisa memahami saudaranya dengan baik. Kedua tafahum (saling memahami)

Pada tahap tafahum (saling memahami), kita tidak sekedar mengenal saudara kita, tapi terlebih kita berusaha untuk memahaminya. Sebagai contoh jika kita telah mengetahui tabiat seorang rekan yang biasa berbicara dengan nada keras, tentu kita akan memahaminya dan tidak menjadikan kita lekas tersinggung. Juga apabila kita mengetahui tabiat rekan lain yang sensitif, tentu kita akan memahaminya dengan kehati-hatian kita dalam bergaul dengannya.Perlu diperhatikan bahwa tafahum ini merupakan aktivitas dua arah. Jadi jangan sampai kita terus memposisikan diri ingin difahami orang tanpa berusaha untuk juga memahami orang lain. Ketiga ta’awun (saling membantu) Ta'awun atau tolong-menolong merupakan aktivitas yang sebenarnya secara naluriah sering (ingin) kita lakukan. Manusia normal umumnya telah dianugerahi oleh perasaan 'iba' dan keinginan untuk menolong sesamanya yang menderita kesulitan - sesuai dengan kemampuannya. Hanya saja derajat keinginan ini berbeda-beda untuk tiap individu. Keempat takaful,

Takaful ini akan melahirkan perasaan senasib dan sepenanggungan. Di mana rasa susah dan sedih saudara kita dapat kita rasakan, sehingga dengan serta merta kita memberikan pertolongan. Dalam sebuah hadits Rasulullah memberikan perumpamaan yang menarik tentang hal ini, yaitu dengan mengibaratkan orang beriman - yang bersaudara - sebagai satu tubuh. Inilah unsur-unsur Ukhuwah yang seharusnya ada dalam tubuh kaum muslimin guna terjalinnya ukhuwah Islamiyah. wallahua’lam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mari jalin silaturahim dengan
Berikan komentar anda untuk kemajuan Blog ini.