Jumat, 15 November 2013

CARA MENDAPATKAN AIR SAAT SURVIVAL DI ALAM LIAR


DALAM situasi survival, air merupakan prioritas utama yang harus diperoleh. Manusia mampu bertahan 3 minggu tanpa makan, akan tetapi manusia hanya mampu bertahan 3 hari tanpa minum. Ada beberapa cara mendapatkan air di alam bebas.Langsung saja kita simak beberapa cara berikut.

1.  DENGAN CARA KONDENSASI
  
Hal yang pertama dilakukan adalah mencari ranting pohon yang banyak daunnya (pastikan tidak menggunakan tumbuhan yang mengandung racun). Semakin banyak daunnya akan lebih bagus serta semakin besar tumbuhan/pohonnya semakin baik karena semakin besar juga sistem akarnya yang mengumpulkan air di dalam tanah. Gunakan kantong plastik yang bening karena akan memungkinkan proses fotosintesis tetap berlangsung. Perlu diperhatikan, penempatan kantung plastik haruslah pada bagian pohon yang mendapatkan sinar matahari sepanjang hari. Masukkan ranting penuh daun yang dipilih  seluruhnya ke dalam kantung plastik dan sisakan cukup ruang kosong untuk udara dan masukkan batu kecilyang bersih di bagian bawah agar membentuk kerucut kebawah tempat nanti dimana air berkumpul. Uap air hasil fotosintesis yang keluar dari daun tumbuhan akan tertahan atau terkondensasi di bagian dalam kantong plastik yang kemudian mengalir dan terkumpul di bagian bawah plastik yang di beri pemberat batu kecil tadi. Pastikan kantung plastik utuh dan tidak bocor.

2.  DENGAN CARA MENGUMPULKAN EMBUN


Selain itu, air juga bisa di peroleh dari embun yang turun di malam hari. Embun yang turun akan menutupi dau dan rerumputan. Ini bisa dijadikan sumber untuk mendapatkan air. Cara paling mudah adalah dengan mengikatkan kain katun bersih (baju) yang menyerap air di kaki Anda. Lalu berjalanlah melalui rerumputan yang di tutupi embun. Peras kain yang sudah basah tadi atau juga bisa dengan cara mengisapnya. Cara ini harus dilakukan di pagi hari sekali sebelum cahaya matahari keluar dan membuat embun di daun menguap.

3.  DENGAN CARA MEMERANGKAP EMBUN


  Cara lainnya adalah dengan memerangkap embun yang turun dimalam hari pada wadah    plastik. Caranya harus membuat lubang di tanah dengan kedalaman secukupnya dan kemudian tutup dengan selembar plastik. Tempatkan plastik dengan mengendurkannya atau mencekung. Beri pemberat di bagian tengah plastik sehingga embunnya bisa mengumpul dan mudah untuk di ambil. Agar plastiknya tetap pada posisi, tidak berubah karna angin, Berilah pemberat di bagian pinggir. Untuk memudahkan mengambil air yang tenang, gunakan sedotan sehingga Anda tidak merisak plastiknya.

OK,,, semoga bermanfaat!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mari jalin silaturahim dengan
Berikan komentar anda untuk kemajuan Blog ini.