Jumat, 19 Desember 2014

10 Kode Yang Belum Terpecahkan Di Dunia


 Didunia ini, ada yang beberapa kode, sandi, atau pun pesan yang belum terpecahkan. berikut ulasannya. semoga bermanfaat :)


1. Disk Phaistos

Prasasti hiroglif dari Kreta dianggap sebagai contoh yang paling penting dalam sejarah. Prasasti yang ditemukan pada tahun 1903 itu, memiliki kedua sisi dari lempung ditutupi dengan hieroglif yang  diatur dalam zona spiral tapi terkesan terbuat dari tanah liat ketika lembab. Ada empat puluh lima jenis lambang yang berbeda dari prasasti ini. Cara untuk membacanya belum ditemukan. Namun, paling tidak para ahli dapat menyatakan bahwa hieroglif ini digunakan di masa Proto- palatial.

2. Linear A
Linear A adalah salah satu dari dua linear digunakan dalam naskah kuno Kreta (script ketiga Kreta hieroglif). Linear B sudah dapat diuraikan pada tahun 1952 oleh Michael Ventris yang digunakan untuk menulis Mycenaean Yunani. Linear A masih belum dapat dipecahkan walaupun ada beberapa yang dapat dipahami dan dapat dibaca melalui nilai-nilai Linear B.

    Meskipun kedua script (Linear A-Linear B)  terdapat banyak simbol-simbol yang sama dan menggunakan suku kata yang berhubungan dengan linear B tetapi tidak bisa memiliki hubungan dengan bahasa yang diketahui alias jauh berbeda. Bahasa Linear A sering disebut sebagai Minoan atau Eteocretan dan berkorespondensi dengan periode dalam sejarah Kreta. Mycenean Yunani sekitar 1450 SM percaya bahwa mungkin ada beberapa hubungan antara linear A dan The Phaitos Disk.





3. Kryptos


Kryptos adalah sebuah patung yang di desain oleh seniman amerika James Sanborn.patung ini berada di lantai dasar Central Intelligence Agency (CIA) di Langley, Virginia, di Amerika Serikat. Sejak patung itu selesai dibuat pada tanggal 3 November 1990, langsung banyak spekulasi tentang arti dari pesan itu.

Monumen ini terus memberikan hiburan bagi karyawan CIA dan cryptanalysts (pemecah kode) lain untuk mencoba mengartikan pesannya. Teks sandi pada patung utama berisi 869 karakter secara total, namun Sanborn informasi dirilis pada April 2006 yang menyatakan bahwa surat yang ditujukan pada paruh utama Kryptos hilang. Ini akan membawa jumlah karakter berubah menjadi 870 karakter.
Orang pertama yang secara terbuka mengumumkan memecahkannya adalah James Gillogly, seorang ilmuwan komputer dari California Selatan, yang diterjemahkan dari 768 karakter pada tahun 1999,Namun, ia masih belum bisa memecahkan sisa 97 atau 98 karakter yang tersisa.
"Semua ini adalah masalah kerahasiaan," Kata Sanborn. "Hal ini sesungguhnya menggambarkan kondisi CIA sendiri, penuh kerahasiaan dan kerahasiaan itu menarik rasa ingin tahu kita ke langit. Orang-orang menjulukiku agen setan karena aku tidak mau memberitahukan rahasiaku," Jelas Sanborn sambil tersenyum. "Namun Kryptos akan mengungkapkan rahasianya yang terdalam seiring dengan berjalannya waktu."

4. Kode Rahasia pada Chinese Gold Bar

Pada tahun 1933, tujuh emas batangan y
ang diduga dikeluarkan untuk seorang Jendral bernama Wang di Shanghai, Cina, berisi gambar, tulisan Cina, beberapa bentuk tulisan aneh, dan cryptograms dalam huruf Latin. Tulisan ini muncul untuk mewakili sertifikat logam yang terkait dengan deposito bank dengan Bank AS dan tulisan Cina telah diterjemahkan, dan membahas transaksi di lebih dari $ 300.000.000. Namun, kode ini masih belum dapat terpecahkan secara sempurna hingga saat ini.

5. Beale Ciphers


Beale cipher adalah kumpulan dari tiga ciphertexts dan berisi petunjuk mengenai lokasi yang diduga berisi harta karun emas dan perak. Harta karun tersebut diperkirakan bernilai lebih dari USD $ 50 juta. Dua ciphertexts lainnya diduga menggambarkan isi dari harta karun dan daftar nama pemilik harta karun.

Cerita dari tiga ciphertexts ini berasal dari pamflet yang merinci 1885 harta karun yang dikuburkan oleh seorang pria bernama Thomas Jefferson Beale pada tahun 1820. Harta karun ini berada di sebuah lokasi rahasia di Bedford County, Virginia. Beale mempercayakan kotak yang berisi pesan yang di buat menjadi kode kepada pemilik penginapan lokal bernama Robert Morriss. Setelah itu, Beale pun menghilang dan tidak pernah terlihat lagi. Sang pemilik penginapan memberi tiga ciphertexts tersebut kepada temannya sebelum ia meninggal.

Temannya kemudian menghabiskan dua puluh tahun hidupnya untuk berusaha memecahkan sandi ini dan hanya mampu memecahkan salah satu dari ketiga ciphertexts yang memberikan rincian tentang harta karunnya dan lokasi umum harta karun tersebut. Sejak penerbitan pamflet, sejumlah upaya telah dilakukan untuk memecahkan kode dua ciphertexts yang tersisa. Sayang berjuta sayang, semua berakhir dengan kegagalan. Dan kode ini masih belum bisa dipecahkan sampai sekarang.

6. Voynich Manuscript
Manuskrip Voynich telah menjadi objek studi intensif oleh banyak profesional dan kriptografer amatir, termasuk beberapa top Code Breakers (Pemecah kode) Amerika dan Inggris yang berjaya di Perang Dunia II . Namun, semuanya gagal mendekripsi bagian apapun dalam teks ini. Manuskrip yang super misterius ini diduga ditulis di abad ke-15 hingga abad ke-16. Penulis dan bahasa naskahnya pun masih diselubungi kabut misteri.

Karena para ahli mungkin sudah mulai putus asa, sebuah teori tentang Manuskrip Voynich pun muncul. Menurut teori tersebut, manuskrip ini hanya tipuan yang rumit dan berurutan serta berisi simbol yang sewenang-wenang.

Manuskrip ini diberi nama Manuskrip Voynich setelah seorang dealer dari buku Polandia-Amerika,
Wilfrid M. Voynich. Pak Voynich mendapatkannya pada tahun 1912. Saat ini Manuskrip Voynich masih disimpan dalam Buku Langka Beinecke dan Manuskrip Perpustakaan Universitas Yale sebagai "MS 408".
buku dasar bagi pemecah kode. Buku ini diterbitkan pada tahun 1939 oleh warga Inggris kelahiran rusia yang berprofesi sebagai pembuat peta, Alexander-D'Agapeyeff.


7. Sandi Dorabella

The Dorabella Cipher adalah sebuah surat yang ditulis oleh Edward Elgar kepada Miss Dora Pennyp ada tanggal 14 Juli 1897. Penny tidak pernah bisa memahaminya dan artinya tetap tidak diketahui hingga hari ini.

Sandi ini terdiri dari 87 karakter yang tersebar dalam beberapa baris. Sandi Dorabella tampaknya terdiri dari alfabet yang memiliki 24 simbol dengan masing-masing terdiri dari simbol berbentuk setengah lingkaran, yang menggunakan salah satu dari 8 arah. Memang sulit dibayangkan, tapi kira-kira bentuknya seperti tanda koma yang dibolak-balik. Sandi ini memiliki beberapa karakter yang masih ambigu dan titik kecil yang memiliki arti yang tidak diketahui.

8. Sistem Sandi John F. Byrne

Sistem sandi John F. Byrne ditemukan pada tahun 1918  oleh John F. Bryne dan masih terus dicoba pecahkan namun berakhir dengan jalan buntu selama lebih 40 tahun. Konon, sistem sandi John F. Byrne ini akan digunakan untuk kepentingan pemerintah AS. Dia menawarkan hadiah bagi siapa saja yang dapat memecahkan sandi itu. Namun, hadiahnya tak pernah diberikan karena tak ada seorang pun yang bisa memecahkannya.

9. Sandi D'Agapeyeff

Sandi D'Agapeyeff adalah adalah sandi yang muncul dalam edisi pertama Codes and Ciphers, sebuah

Sandi ini ditawarkan sebagai tantangan (Challenge Cipher) di akhir buku dan tidak ditampilkan lagi dalam edisi selanjutnya. D'Agapeyeff mengakui bahwa ia lupa bagaimana memecahkan kode itu sendiri.

Ada yang berpendapat bahwa kegagalan memecahkan kode ini adalah karena D'Agapeyeff salah mengenkripsi teks aslinya. Namun, ada juga yang berpendapat bahwa kode rahasia itu masih bisa dipecahkan dengan menggunakan metode komputasi seperti algoritma genetika.

10.Taman Shud

Tubuh seorang laki-laki tak dikenal ditemukan di pantai Somerton di Adelaide, Australia pada tahun 1948. Tak ada tanda pengenal pada tubuhnya. Pria itu mengenakan sweater dan mantel meskipun hari itu cuacanya panas membakar.
Setelah diselidiki oleh pihak berwajib, tidak ada petunjuk untuk identitas si pria. Catatan gigi dan sidik jari pun tak ada yang cocok dengan seseorang di database pihak yang menyelidiki. Para ahli yang mengotopsi tubuh pria tersebut menemukan kemacetan darah yang aneh di lambung dan organ yang membesar. Anehnya, tidak ada zat asing yang ditemukan pada tubuhnya. Sebuah koper yang ditemukan di stasiun kereta api yang mungkin milik orang itu berisi sepasang celana panjang dengan saku tersembunyi rahasia. Saku tersebut berisi selembar kertas dari sobekan sebuah buku yang dicetak dengan kertas yang bertuliskan “Taman Shud".

Lembaran kertas yang ditemukan cocok dengan salinan karya yang begitu langka dari Omar Khayyam yaitu The Rubaiyat. The Rubaiyat yang ditemukan di kursi belakang kendaraan yang terkunci itu cocok dengan sobekan yang ditemukan.  Dan di bagian belakang buku ini tertulis lima baris huruf besar yang tampaknya menjadi sebuah kode. Sampai hari ini, kasus ini tetap menjadi salah satu misteri di Australia yang paling aneh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mari jalin silaturahim dengan
Berikan komentar anda untuk kemajuan Blog ini.