Senin, 21 November 2016

Ngapain "Ahad" Ini ?



Ngapain "Ahad" Ini ?

Hari Ahad adalah hari yang paling indah bagi semua pelajar. Lebih indah lagi bagi para pelajar yang bersekolah di boarding school seperti di Boarschar. Hari itu benar-benar bebas, sebebas bebasnya. Kita boleh melakukan apapun yang kita mau, kecuali tentu saja perbuatan dosa dan pelanggaran.
   
Setelah enam hari sebelumnya para santri hanya mendapat sangat sedikit waktu bebas, karena banyak dari waktunya dihabiskan untuk belajar dan menghafal Al-Quran. Kegiatan itu memang sangat bermanfaat bagi kita didunia dan akhirat, tapi dibalik semua rutinitas yang kita jalani pasti ada titik bosannya kan. Nah, di Hari Ahad inilah para santri mendapatkan lebih banyak waktu luang yang sangat berharga. Mau tau gimana mereka memanfaatkannya ?


   

Ngembangin  Bakat dan Hobi

    Hari Ahad yang sangat free ini dimanfaatkan oleh sebagian santri untuk mengembangkan dan hobi mereka. Mungkin mereka kurang puas dengan beberapa jam di hari sabtu untuk kegiatan ekstrakurikuler.
    Semua tempat benar-benar dimanfaatkan. Lapangan-lapangan dan aula dipenuhi oleh santri yang sedang bersenang-senang dengan hobi mereka. Mulai dari sepak bola, flag football, basket, bermacam beladiri hingga skateboard dan msih banyak lagi hal keren yang dilakukan santri Boarcshar.
    Contohnya Ksatria Aldebaran, murid kelas XI kelahiran Bali yang sangat lincah memanfaatkan semua titik di kampus Ar-Rohmah untuk mengmbangkan bakat dan hobinya.
    "Aku itu dari ba'da shubuh, dengerin ceramahnya Ustad Muhdi, ke kamar ganti baju, langsung lari-lari latian parkour sama anak-anak sampe bosen. Biasanya sih sampe jam sebelas buat persiapan sholat dzuhur.terus latian lagi ba'da asar, sebentar aja soalnya mau nyalain murottal." kata Alde, salah satu takmir di Masjid Baiturrahmah .

Kiser-Kiser

    "Rek, ayo rek resik-resik" adalah kata yang paling lumrah dikatakan oleh ketua kamar ketika keadaan kamar  berevolusi menjadi kapal pecah.
    Pertama-tama ketua kamar akan meminta kepada anggota kamarnya untuk membersihkan barang-barang pribadinya terlebih dahulu, seperti lemari dan ranjang. Setelah itu barulah semua anggota kamar membersihkan semua bagian kamar, dari mulai menyikat kamar mandi sampai mengepel lantai. Begitulah langkah-langkah yang dilakukan Roby Arysyadani, ketua kamar 2 Darussyahadah ketika memimpin anggota kamarnya untuk bersih-bersih.

Cuci-Cuci

    Sama halnya dengan kekotoran kamar. Bagi beberapa anak, tumpukan pakaian kotor juga akan sangat memuncak di hari Ahad.
    Di Boarschar kita gak perlu repot-repot mencuci pakaian takwa dan seragam sekolah karena bisa kita laundrykan secara gratis.
    Walaupun sudah tersedia jasa laundry di kampus Ar-Rohmah, tidak sedikit santri Boarschar yang mencuci pakaiannya sendiri."Selain biar hemat, aku juga pengen latian mandiri. Biar nanti pas kuliah, tinggal sendiri gak kewalahan," kira-kira begitulah alasan Reynaldi Wicaksono.

Hibernasi

    Mager.Iya mager alias males gerak, paling sering meracuni santri Boarschar di hari Ahad. Biasanya kemageran ini dilanjutkan dengan tidur-tiduran dan akhirnya tidur beneran. jadilah sang pemimpi. Kalo udah gitu, uadah deh. Gak ada habisnya. Paling bangun cuman buat sholat dan makan, abis itu tidur lagi.
    Sholat-makan-sholat-tidur-bangun-sholat-makan-tidur-bangun-sholat-makan-tidur-sholat. Begitulah kegiatannya kalau diurut dari adzan magrib sampai adzan magrib lagi. Ribet kan. Penyakit ini harus benar-benar dibasmi hingga tuntas, karena sangat mubadzir waktu. Bukannya memanfaatkan hari ahad, tapi itu namanya menyia-nyiakan hari Ahad dengan tidur berlebihan.
    Haduh, kita ini manusia bro bukan beruang. Jangan sering hibernasi ya !

Hafalan

    Duh, hari gini gak ngafalin Qur'an. Gak keren. Setiap umat muslim dari yang muda sampai tua pasti ingin menjadi penghafal Qur'an. Dengan menghafalkannya kita akan mendapat banyak perlakuan khusus dan spesial dari Allah SWT. Di Boarschar semua santri saling berlomba-lomba untuk memperbanyak hafalan Qur'an-nya. Tapi tidak semuanya mau merelakan kebebasannya di hari Ahad untuk menghafal Qur'an seperti yang dilakukan oleh beberapa santri yang memiliki keinginan untuk menghafal Qur'an lebih besar dari yang lainnya. Salah satunya Mizan.
    "Habis shubuh aku hafalan sampe jam setengah tujuh, makan, mandi, habis itu baca buku macem-macemlah. Terus ba'da dzuhur murajaah dan ba'da ashar hafalan lagi," kata Mizan yang sudah berazam agar bisa menghafal Al-Qur'an 30 juz selama bersekolah di SMA Ar-Rohmah.Semoga sukses.
    Lain mizan lain lagi Ridho. Cowok dengan tinggi kurang lebih 180 cm ini ternyata bukan cuma tubuhnya saja yang tinggi, hafalannya juga tinggi banget. 30 juz. Masyaallah. Jadi di hari Ahad dia tinggal melanjutkan murajaahnya  yang sudah dijadwal 5 juz dalam sehari.

    Yah, begitulah sekelumit kisah para santri Boarschar di Hari Ahad dimana mereka semua merayakan hari bebasnya mereka dari rutinitas KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) biasanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mari jalin silaturahim dengan
Berikan komentar anda untuk kemajuan Blog ini.